Personal

Siapa Saja Bisa Jadi Influencer!

Memberikan inspirasi atau pengaruh (positif) bagi orang lain disekitar kita tentu bisa menjadi kebahagiaan tersendiri. Entah itu melalui kegiatan sosial, ambil peran dalam sebuah gerakan hingga pengaruh melalui sebuah tulisan.

Menulis kini menjelma menjadi sebuah tren khususnya bagi para perempuan dalam berbagi inspirasi mulai dari pengalaman diri sendiri hingga sebuah ulasan atau rekomendasi. Disinilah hobi bisa berubah menjadi sebuah profesi. Sebut saja blogger atau influencer, dimana dua peran ini kini begitu nyata pengaruhnya di dunia maya.

Saya ingin menulis tapi harus mulai dari mana? Apakah tulisan saya akan dibaca banyak orang? Media atau platform apa yang recommended? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sempat mampir dalam benak saya, hingga dapat terjawab dengan mencoba tips berikut ini :

  • Mulailah menulis APAPUN yang ingin kamu tulis selama konten tersebut positif.
  • Menjadi blogger ataupun influencer tak mengharuskan kita memiliki pengikut yang banyak. Kembali ke poin pertama, apapun yang kamu tulis selama positif, yakinlah akan memberikan manfaat bagi yang membaca.
  • Pilihlah media yang nyaman dan tak memberatkanmu. Media sosial seperti Instagram atau Facebook, sudah sangat dapat memfasilitasi kita untuk berbagi dalam skala mikro. Namun, jika kamu ingin lebih memaksimalkan tulisanmu, pilihlah media skala makro seperti website atau blog baik milik pribadi maupun user generated (membuat akun di website tertentu).
  • Maksimalkan sosial media untuk mempromosikan tulisanmu. Misalnya, lewat status WhatsApp kini kita bisa berbagi tautan yang dapat langsung kita klik tanpa perlu menyalinnya lagi di browser.
  • Ikut serta dalam komunitas atau media yang memfasilitasi anggotanya untuk dapat berbagi tulisan (artikel).

Poin terakhir, bagi saya sangat membantu untuk terus belajar dan semangat menulis. Selain karena saling mendukung antar sesama anggota, sistem points dan rewards juga menjadi daya tarik yang cukup magnetik.

Yuk mulai sebarkan kebaikan dan perubahan lewat tulisan!

Foto : storiesranty/ pribadi (@Rumah Perubahan)

Sharing is Caring :
error20
Parenting

Bergabung di Komunitas. Pilihan Saya Agar Tetap Waras & Cerdas.

Diamanahi peran sebagai Ibu di era teknologi saat ini, sedikit banyak memudahkan saya dalam mendapatkan segala informasi dan ilmu tentang Parenting. Termasuk diantaranya adalah bergabung dan berkenalan dengan para Moms di sebuah komunitas. Mereka hadir menawarkan ragam pilihan topik hingga privilege bagi para Moms yang sudah terdaftar sebagai membernya baik di group chatting berbagai platform (WhatsApp, LINE, Telegram) maupun di website komunitas itu sendiri.

Adapun tiap komunitas memiliki ciri khas tersendiri dalam merangkul para Moms. Saya pribadi, sudah tergabung dalam 3 komunitas yang mana masing-masingnya punya keistimewaan tersendiri sesuai kebutuhan yang saya perlukan. Nah, jadi sebaiknya perlu observasi singkat terlebih dahulu ya Moms sebelum bergabung, apakah komunitas tersebut sesuai dengan apa yang Moms butuhkan?

Lantas apa hubungannya waras dan komunitas?

Ada kalanya Moms merasa jenuh, ingin mengaktualisasi diri serta bersosialisasi di tengah dahsyatnya dunia motherhood, bukan? Saya pastikan bahwa bukan hanya saya yang merasakan demikian. Itulah alasan mengapa saya perlu bergabung dalam komunitas sebagai online/ offline support system untuk menjaga kewarasan saya, hehehe.

  • Tempat Bertanya dan Curhat

Siapa Moms disini yang mengandalkan grup chatting sebagai tempat untuk bertanya kali pertama? Saya! Iya, tanggapan yang seringnya lebih cepat dan akurat, selalu saya dapat dari para Moms. Bahkan tak jarang, kamipun saling mencurahkan isi hati karena adanya ikatan satu frekuensi.

  • Tempat Belajar dan Aktualisasi Diri

Sebutlah Kuliah Whatsapp, Webinar, atau Instagram Live yang telah menjadi medium menyampaikan topik-topik segar seputar Parenting. Dan tak hanya online, Moms. Komunitas pun mengadakan event offline dimana Moms bisa saling berkenalan langsung dan mendapatkan privilege tersendiri sebagai member komunitas tersebut. Arisan, Talkshow, Birthday Club, Playdate, hingga Workshop adalah beberapa macam aktivitas yang disajikan.

  • Tempat Bersosialisasi

Berawal dari chat hahahihi berujung menjadi sebuah relasi. Siapa yang tahu, ternyata Moms A adalah karyawati di perusahaan yang Moms atau Ayah minati. Lalu, bisnis yang sedang Moms lakoni berkesempatan bisa lebih dikenal dan diminati. Belum lagi info-info rekomendasi dari para Moms seperti misalnya diskonan pospak, sekolah favorit anak, tempat makan enak sampai rekomendasi lipstik dan alas bedak.

  • Tempat Saya & Keluarga Produktif Bersama

Sibuk belum tentu produktif, tapi produktif sudah tentu sibuk dan aktif. Agenda-agenda komunitas yang melibatkan saya serta anggota keluarga, sangat saya manfaatkan untuk dapat memperkuat bonding serta menambah ilmu parenting. Istilah kerennya, weekend well spent begitu.

Jadi, tunggu apalagi Moms? Yuk, segera bergabung dengan komunitas pilihan Moms. Yang pasti, semua komunitas pasti memiliki tujuan yang sama yakni membantu agar para Moms menjadi Ibu yang bahagia agar sang buah hati pun turut bahagia.

Sharing is Caring :
error20