Parenting

BB Anak Stuck & Saat Makan Sering Menolak. (Part I)

Moms, adakah yang terwakili oleh judul artikel saya kali ini? Sebab rasanya memang sedih campur bingung saat menghadapi fase ini, semoga segera berlalu.

Sebelumnya saya ingin disclaimer bahwa artikel ini adalah pure hasil konsultasi saya dengan dokter subspesialisasi gizi anak, sehingga perlu digaris-bawahi bahwa treatment untuk setiap anak dapat dipastikan berbeda. 

3 bulan berlalu, hingga akhirnya saya sadari bahwa ada yang harus disolusikan.

Berat badan (BB) Raka naik tapi tidak signifikan, kisaran 150-200gr saja, namun demikian alhamdulillah tinggi badan (TB)nya normal. Sampai akhirnya BB Raka drop efek sakit flu, maka tak lama sayapun mencari referensi & rekomendasi dokter anak khusus case ini. FYI, saat ini Raka menuju usia 1th dengan BB 8,6kg dan TB 74cm.

Mengapa perlu dikonsultasikan? Karena khawatir ada silent disease yang mungkin jadi penyebab utama selain juga karena anak tidak terbiasa dengan jadwal makan yang teratur (seperti Raka).

Dari beberapa nama dokter dalam list yang saya peroleh dari highlight instagram dr. Meta Hanindita, akhirnya saya putuskan untuk berkonsultasi dengan DR. dr. Tinuk Agung Meilany, SpA (K). Beliau adalah dokter anak Subspesialis Gizi dan Penyakit Metabolik, bisa dijumpai salah satunya di RSAB Harapan Kita Jakarta. 

Hasil Konsultasi

  • Raka terlihat agak pucat, namun masih normal.
  • Dokter membuatkan jadwal makan harian, termasuk didalamnya ASI. susu & suplemen.
  • Jadwal tersebut wajib dijalankan selama 2 minggu kedepan, untuk mengejar kenaikan BB karena Raka kurang 2kg dari BB ideal seusianya.
  • Susu yang diresepkan : Blenuten. Suplemen ada VIP Albumin Capsul, Probi & obat racikan FA 400 mcg.
  • Makan disarankan daging giling (daging merah) dan telur.

Review untuk respon Raka & manfaat dari resep dokter Tinuk akan saya share lagi setelah 2 minggu berjalan ya Moms. Do’akan kami konsisten & berhasil menjalani treatment ini. 

Tentang dokter Tinuk

Kesan untuk dokter Tinuk, overall recommended ya. Beliau merespon baik “curhatan” saya hehe, dan juga memberikan afirmasi positif supaya saya semangat. Sangat keibuan & ramah, tidak terburu-buru dalam memeriksa padahal pasien beliau ramai. Semoga advis dari beliau cocok untuk Raka sehingga BBnya bisa naik signifikan dan sehat selalu, aamiin.

Jadwal Harian Raka by dokter Tinuk
 
Poem

Tentang Keseganan

Ada hal yang harus dibayar mahal dan dikorbankan setiap mengambil sebuah keputusan.
Yang kadang kita abai adalah dalam hal menyikapi & memahami antar sesama yang punya perasaan.

Kita lebih suka membanding-bandingkan, melempar celetukan bahkan yang lebih parah menjatuhkan.
Sampai-sampai jadi penyakit hati yang merenggangkan tali pertemanan.

Tapi kita tidak demikian kan teman?
Kita bisa lebih baik dari sekadar saling menjaga tutur kata & perasaan.

Mendo’akan.

Product

Rekomendasi Mainan Edukasi

Menghitung hari menuju usia Raka yang ke-365 hari, saya mulai mencari-cari lagi mainan edukasi apa ya yang pas untuk Raka dan semoga dia suka.

Beberapa rekomendasi berikut ini cukup menarik hati saya :

1. Shape Sorter.
2. Sound Book/ Touch & Feel.
3. Flash Card
4. Musical Toys.
5. Busy Book/ Board/ Cube/ Jar.

Nah, demi memininalisir kekalapan berbelanja hahaha 5 pilihan diatas saya sortir lagi menjadi TOP 2, yaitu :

1. Busy Book Little Fingers ID https://www.instagram.com/littlefingers_id/

2. Busy Jar KAFEDU https://www.instagram.com/kafedu/

Keduanya sama-sama berbasis montessory & sensory toys, yang mana sangat baik untuk menunjang tumbuh kembang anak. Makanya lumayan bikin bingung nih buat dipilih. Kenapa gak dua-duanya aja? Oh, tidak semudah itu Marimar! Ingat-ingat, biaya pendidikan itu mahal adanya (ya tapi kekeuh mau beliin mainan) hehehe.

So, dari TOP 2 diatas yang mana ya yang paling pas buat Raka? Please help me to choose dong Buibu/ Pakbapak. Kasih tahu yang mana pilihan kamu beserta alasannya di kolom comment ya! Terima kasih banyak.

Parenting

Bergabung di Komunitas. Pilihan Saya Agar Tetap Waras & Cerdas.

Diamanahi peran sebagai Ibu di era teknologi saat ini, sedikit banyak memudahkan saya dalam mendapatkan segala informasi dan ilmu tentang Parenting. Termasuk diantaranya adalah bergabung dan berkenalan dengan para Moms di sebuah komunitas. Mereka hadir menawarkan ragam pilihan topik hingga privilege bagi para Moms yang sudah terdaftar sebagai membernya baik di group chatting berbagai platform (WhatsApp, LINE, Telegram) maupun di website komunitas itu sendiri.

Adapun tiap komunitas memiliki ciri khas tersendiri dalam merangkul para Moms. Saya pribadi, sudah tergabung dalam 3 komunitas yang mana masing-masingnya punya keistimewaan tersendiri sesuai kebutuhan yang saya perlukan. Nah, jadi sebaiknya perlu observasi singkat terlebih dahulu ya Moms sebelum bergabung, apakah komunitas tersebut sesuai dengan apa yang Moms butuhkan?

Lantas apa hubungannya waras dan komunitas?

Ada kalanya Moms merasa jenuh, ingin mengaktualisasi diri serta bersosialisasi di tengah dahsyatnya dunia motherhood, bukan? Saya pastikan bahwa bukan hanya saya yang merasakan demikian. Itulah alasan mengapa saya perlu bergabung dalam komunitas sebagai online/ offline support system untuk menjaga kewarasan saya, hehehe.

  • Tempat Bertanya dan Curhat

Siapa Moms disini yang mengandalkan grup chatting sebagai tempat untuk bertanya kali pertama? Saya! Iya, tanggapan yang seringnya lebih cepat dan akurat, selalu saya dapat dari para Moms. Bahkan tak jarang, kamipun saling mencurahkan isi hati karena adanya ikatan satu frekuensi.

  • Tempat Belajar dan Aktualisasi Diri

Sebutlah Kuliah Whatsapp, Webinar, atau Instagram Live yang telah menjadi medium menyampaikan topik-topik segar seputar Parenting. Dan tak hanya online, Moms. Komunitas pun mengadakan event offline dimana Moms bisa saling berkenalan langsung dan mendapatkan privilege tersendiri sebagai member komunitas tersebut. Arisan, Talkshow, Birthday Club, Playdate, hingga Workshop adalah beberapa macam aktivitas yang disajikan.

  • Tempat Bersosialisasi

Berawal dari chat hahahihi berujung menjadi sebuah relasi. Siapa yang tahu, ternyata Moms A adalah karyawati di perusahaan yang Moms atau Ayah minati. Lalu, bisnis yang sedang Moms lakoni berkesempatan bisa lebih dikenal dan diminati. Belum lagi info-info rekomendasi dari para Moms seperti misalnya diskonan pospak, sekolah favorit anak, tempat makan enak sampai rekomendasi lipstik dan alas bedak.

  • Tempat Saya & Keluarga Produktif Bersama

Sibuk belum tentu produktif, tapi produktif sudah tentu sibuk dan aktif. Agenda-agenda komunitas yang melibatkan saya serta anggota keluarga, sangat saya manfaatkan untuk dapat memperkuat bonding serta menambah ilmu parenting. Istilah kerennya, weekend well spent begitu.

Jadi, tunggu apalagi Moms? Yuk, segera bergabung dengan komunitas pilihan Moms. Yang pasti, semua komunitas pasti memiliki tujuan yang sama yakni membantu agar para Moms menjadi Ibu yang bahagia agar sang buah hati pun turut bahagia.

Personal

Olá

Being a mom makes her lose herself and then find herself.

She is the same, but different.

She come back with a new mindset and a new soul. 

Now, she is at a place in her life where peace is her priority and negativity can not exist.

And she currently saying yes to a new adventures.