Personal

Kisi-kisi Pembuatan Paspor Terkini

Beberapa bulan lagi menuju akhir tahun tiba, sudah ada rencana liburan sekeluarga? Atau jadi tim yang liburan tanpa rencana?

Bagi yang rindu menjadi asing di negeri orang, tentu harus mempersiapkan paspor ya sebagai identitas. Nah, saya mau berbagi kisi-kisi proses pembuatan paspor saya dan anak saya yang memakan waktu kurang dari 7 hari kerja saja.

Sudah mengunduh aplikasi Layanan Paspor Online? Aplikasi ini sangat membantu untuk kita mendapatkan antrean secara online, jadi sudah terjadwal kapan kita harus datang ke Kantor Imigrasi (KANIM).

Tampilan Aplikasi Layanan Paspor Online
Dokumen yang wajib disiapkan saat registrasi dan saat datang ke KANIM.

Selanjutnya, langkah-langkah hingga mendapatkan slot antrean online cukup mudah instruksinya untuk diikuti. Adapun kisi-kisi yang ingin saya bagikan :

  1. Dokumen. Persiapkan softcopy, hardcopy (asli) dan fotokopinya selama proses pengajuan pembuatan paspor. Untuk paspor anak, ada baiknua juga siapkansurat kuasa dari Suami.
  2. Kuota antrean paspor dibuka setiap hari Jum’at mulai pukul 14.00 WIB.
  3. Lokasi pilihan KANIM dipetakan berdasarkan lokasi (provinsi) kita saat itu. Contoh saya di Tangerang yang masuk provonsi Banten, maka pilihan KANIM yanh muncul adalah KANIM Tangerang, ULP BSD, Soekarno Hatta, Cilegon dan Serang.
  4. Koneksi aplikasi lebih stabil digunakan tanpa koneksi WiFi.

Biaya dan Cara Pembayaran

Untuk pembuatan paspor dewasa dan anak sama-sama dikenakan biaya masing-masing Rp 350,000,-. Cara pembayarannya bisa dilakukan melalui Bank (Teller) atau via ATM. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayarannya ya.

KANIM ULP BSD juga memanfaatkan fitur WhatsApp Gateway untuk menginformasikan kode pembayaran, status permohonan, waktu pengambilan paspor hingga status bahwa paspor sudah diserahkan.

Proses pembuatan paspor saat ini rasanya lebih efektif dan efisien, terbantukan oleh layanan paspor online dan info pesan online dari KANIM. Sehingga, hanya butuh kurang dari 7 hari kerja bagi saya untuk bisa mendapatkan paspor dari mulai proses datang ke KANIM untuk wawancara dan foto, proses pembayaran hingga pengambilan paspor.

Personal

Siapa Saja Bisa Jadi Influencer!

Memberikan inspirasi atau pengaruh (positif) bagi orang lain disekitar kita tentu bisa menjadi kebahagiaan tersendiri. Entah itu melalui kegiatan sosial, ambil peran dalam sebuah gerakan hingga pengaruh melalui sebuah tulisan.

Menulis kini menjelma menjadi sebuah tren khususnya bagi para perempuan dalam berbagi inspirasi mulai dari pengalaman diri sendiri hingga sebuah ulasan atau rekomendasi. Disinilah hobi bisa berubah menjadi sebuah profesi. Sebut saja blogger atau influencer, dimana dua peran ini kini begitu nyata pengaruhnya di dunia maya.

Saya ingin menulis tapi harus mulai dari mana? Apakah tulisan saya akan dibaca banyak orang? Media atau platform apa yang recommended? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sempat mampir dalam benak saya, hingga dapat terjawab dengan mencoba tips berikut ini :

  • Mulailah menulis APAPUN yang ingin kamu tulis selama konten tersebut positif.
  • Menjadi blogger ataupun influencer tak mengharuskan kita memiliki pengikut yang banyak. Kembali ke poin pertama, apapun yang kamu tulis selama positif, yakinlah akan memberikan manfaat bagi yang membaca.
  • Pilihlah media yang nyaman dan tak memberatkanmu. Media sosial seperti Instagram atau Facebook, sudah sangat dapat memfasilitasi kita untuk berbagi dalam skala mikro. Namun, jika kamu ingin lebih memaksimalkan tulisanmu, pilihlah media skala makro seperti website atau blog baik milik pribadi maupun user generated (membuat akun di website tertentu).
  • Maksimalkan sosial media untuk mempromosikan tulisanmu. Misalnya, lewat status WhatsApp kini kita bisa berbagi tautan yang dapat langsung kita klik tanpa perlu menyalinnya lagi di browser.
  • Ikut serta dalam komunitas atau media yang memfasilitasi anggotanya untuk dapat berbagi tulisan (artikel).

Poin terakhir, bagi saya sangat membantu untuk terus belajar dan semangat menulis. Selain karena saling mendukung antar sesama anggota, sistem points dan rewards juga menjadi daya tarik yang cukup magnetik.

Yuk mulai sebarkan kebaikan dan perubahan lewat tulisan!

Foto : storiesranty/ pribadi (@Rumah Perubahan)

Parenting

BB Anak Stuck & Saat Makan Sering Menolak. (Part I)

Moms, adakah yang terwakili oleh judul artikel saya kali ini? Sebab rasanya memang sedih campur bingung saat menghadapi fase ini, semoga segera berlalu.

Sebelumnya saya ingin disclaimer bahwa artikel ini adalah pure hasil konsultasi saya dengan dokter subspesialisasi gizi anak, sehingga perlu digaris-bawahi bahwa treatment untuk setiap anak dapat dipastikan berbeda. 

3 bulan berlalu, hingga akhirnya saya sadari bahwa ada yang harus disolusikan.

Berat badan (BB) Raka naik tapi tidak signifikan, kisaran 150-200gr saja, namun demikian alhamdulillah tinggi badan (TB)nya normal. Sampai akhirnya BB Raka drop efek sakit flu, maka tak lama sayapun mencari referensi & rekomendasi dokter anak khusus case ini. FYI, saat ini Raka menuju usia 1th dengan BB 8,6kg dan TB 74cm.

Mengapa perlu dikonsultasikan? Karena khawatir ada silent disease yang mungkin jadi penyebab utama selain juga karena anak tidak terbiasa dengan jadwal makan yang teratur (seperti Raka).

Dari beberapa nama dokter dalam list yang saya peroleh dari highlight instagram dr. Meta Hanindita, akhirnya saya putuskan untuk berkonsultasi dengan DR. dr. Tinuk Agung Meilany, SpA (K). Beliau adalah dokter anak Subspesialis Gizi dan Penyakit Metabolik, bisa dijumpai salah satunya di RSAB Harapan Kita Jakarta. 

Hasil Konsultasi

  • Raka terlihat agak pucat, namun masih normal.
  • Dokter membuatkan jadwal makan harian, termasuk didalamnya ASI. susu & suplemen.
  • Jadwal tersebut wajib dijalankan selama 2 minggu kedepan, untuk mengejar kenaikan BB karena Raka kurang 2kg dari BB ideal seusianya.
  • Susu yang diresepkan : Blenuten. Suplemen ada VIP Albumin Capsul, Probi & obat racikan FA 400 mcg.
  • Makan disarankan daging giling (daging merah) dan telur.

Review untuk respon Raka & manfaat dari resep dokter Tinuk akan saya share lagi setelah 2 minggu berjalan ya Moms. Do’akan kami konsisten & berhasil menjalani treatment ini. 

Tentang dokter Tinuk

Kesan untuk dokter Tinuk, overall recommended ya. Beliau merespon baik “curhatan” saya hehe, dan juga memberikan afirmasi positif supaya saya semangat. Sangat keibuan & ramah, tidak terburu-buru dalam memeriksa padahal pasien beliau ramai. Semoga advis dari beliau cocok untuk Raka sehingga BBnya bisa naik signifikan dan sehat selalu, aamiin.

Jadwal Harian Raka by dokter Tinuk
 
Poem

Tentang Keseganan

Ada hal yang harus dibayar mahal dan dikorbankan setiap mengambil sebuah keputusan.
Yang kadang kita abai adalah dalam hal menyikapi & memahami antar sesama yang punya perasaan.

Kita lebih suka membanding-bandingkan, melempar celetukan bahkan yang lebih parah menjatuhkan.
Sampai-sampai jadi penyakit hati yang merenggangkan tali pertemanan.

Tapi kita tidak demikian kan teman?
Kita bisa lebih baik dari sekadar saling menjaga tutur kata & perasaan.

Mendo’akan.

Product

Rekomendasi Mainan Edukasi

Menghitung hari menuju usia Raka yang ke-365 hari, saya mulai mencari-cari lagi mainan edukasi apa ya yang pas untuk Raka dan semoga dia suka.

Beberapa rekomendasi berikut ini cukup menarik hati saya :

1. Shape Sorter.
2. Sound Book/ Touch & Feel.
3. Flash Card
4. Musical Toys.
5. Busy Book/ Board/ Cube/ Jar.

Nah, demi memininalisir kekalapan berbelanja hahaha 5 pilihan diatas saya sortir lagi menjadi TOP 2, yaitu :

1. Busy Book Little Fingers ID https://www.instagram.com/littlefingers_id/

2. Busy Jar KAFEDU https://www.instagram.com/kafedu/

Keduanya sama-sama berbasis montessory & sensory toys, yang mana sangat baik untuk menunjang tumbuh kembang anak. Makanya lumayan bikin bingung nih buat dipilih. Kenapa gak dua-duanya aja? Oh, tidak semudah itu Marimar! Ingat-ingat, biaya pendidikan itu mahal adanya (ya tapi kekeuh mau beliin mainan) hehehe.

So, dari TOP 2 diatas yang mana ya yang paling pas buat Raka? Please help me to choose dong Buibu/ Pakbapak. Kasih tahu yang mana pilihan kamu beserta alasannya di kolom comment ya! Terima kasih banyak.

Parenting

Bergabung di Komunitas. Pilihan Saya Agar Tetap Waras & Cerdas.

Diamanahi peran sebagai Ibu di era teknologi saat ini, sedikit banyak memudahkan saya dalam mendapatkan segala informasi dan ilmu tentang Parenting. Termasuk diantaranya adalah bergabung dan berkenalan dengan para Moms di sebuah komunitas. Mereka hadir menawarkan ragam pilihan topik hingga privilege bagi para Moms yang sudah terdaftar sebagai membernya baik di group chatting berbagai platform (WhatsApp, LINE, Telegram) maupun di website komunitas itu sendiri.

Adapun tiap komunitas memiliki ciri khas tersendiri dalam merangkul para Moms. Saya pribadi, sudah tergabung dalam 3 komunitas yang mana masing-masingnya punya keistimewaan tersendiri sesuai kebutuhan yang saya perlukan. Nah, jadi sebaiknya perlu observasi singkat terlebih dahulu ya Moms sebelum bergabung, apakah komunitas tersebut sesuai dengan apa yang Moms butuhkan?

Lantas apa hubungannya waras dan komunitas?

Ada kalanya Moms merasa jenuh, ingin mengaktualisasi diri serta bersosialisasi di tengah dahsyatnya dunia motherhood, bukan? Saya pastikan bahwa bukan hanya saya yang merasakan demikian. Itulah alasan mengapa saya perlu bergabung dalam komunitas sebagai online/ offline support system untuk menjaga kewarasan saya, hehehe.

  • Tempat Bertanya dan Curhat

Siapa Moms disini yang mengandalkan grup chatting sebagai tempat untuk bertanya kali pertama? Saya! Iya, tanggapan yang seringnya lebih cepat dan akurat, selalu saya dapat dari para Moms. Bahkan tak jarang, kamipun saling mencurahkan isi hati karena adanya ikatan satu frekuensi.

  • Tempat Belajar dan Aktualisasi Diri

Sebutlah Kuliah Whatsapp, Webinar, atau Instagram Live yang telah menjadi medium menyampaikan topik-topik segar seputar Parenting. Dan tak hanya online, Moms. Komunitas pun mengadakan event offline dimana Moms bisa saling berkenalan langsung dan mendapatkan privilege tersendiri sebagai member komunitas tersebut. Arisan, Talkshow, Birthday Club, Playdate, hingga Workshop adalah beberapa macam aktivitas yang disajikan.

  • Tempat Bersosialisasi

Berawal dari chat hahahihi berujung menjadi sebuah relasi. Siapa yang tahu, ternyata Moms A adalah karyawati di perusahaan yang Moms atau Ayah minati. Lalu, bisnis yang sedang Moms lakoni berkesempatan bisa lebih dikenal dan diminati. Belum lagi info-info rekomendasi dari para Moms seperti misalnya diskonan pospak, sekolah favorit anak, tempat makan enak sampai rekomendasi lipstik dan alas bedak.

  • Tempat Saya & Keluarga Produktif Bersama

Sibuk belum tentu produktif, tapi produktif sudah tentu sibuk dan aktif. Agenda-agenda komunitas yang melibatkan saya serta anggota keluarga, sangat saya manfaatkan untuk dapat memperkuat bonding serta menambah ilmu parenting. Istilah kerennya, weekend well spent begitu.

Jadi, tunggu apalagi Moms? Yuk, segera bergabung dengan komunitas pilihan Moms. Yang pasti, semua komunitas pasti memiliki tujuan yang sama yakni membantu agar para Moms menjadi Ibu yang bahagia agar sang buah hati pun turut bahagia.

Personal

Olá

Being a mom makes her lose herself and then find herself.

She is the same, but different.

She come back with a new mindset and a new soul. 

Now, she is at a place in her life where peace is her priority and negativity can not exist.

And she currently saying yes to a new adventures.